Dampak Cuaca Ekstrem Pada Kesehatan dan Sosial Masyarakat
30 Dec 2025 Nofita Ikayanti 35 Views
Cuaca ekstrem yang kian sering terjadi—mulai dari kemarau panjang, hujan berintensitas tinggi, badai, hingga kenaikan muka air laut—menjadi wujud nyata krisis iklim yang berdampak luas pada kehidupan sosial masyarakat. Perempuan dan anak-anak tercatat sebagai kelompok paling rentan, menghadapi risiko berlapis yang melampaui kerugian ekonomi.
Laporan PBB dan sejumlah riset menunjukkan krisis iklim mendorong meningkatnya praktik perkawinan anak, terutama di wilayah pesisir dan daerah terdampak bencana. Ketidakpastian pendapatan akibat cuaca ekstrem membuat keluarga miskin menjadikan pernikahan dini sebagai strategi bertahan hidup. Indonesia sendiri masih termasuk negara dengan angka perkawinan anak tertinggi di dunia.
Di sisi lain, krisis iklim juga memperburuk akses terhadap hak kesehatan reproduksi dan seksual. Kekeringan, banjir, serta kerusakan infrastruktur air dan kesehatan membuat perempuan dan anak perempuan kesulitan memperoleh air bersih, sanitasi layak, serta layanan kesehatan, khususnya di pengungsian.
Dampak lainnya terlihat dari memburuknya kualitas udara di kota-kota besar seperti Jakarta. Tingginya polusi udara meningkatkan risiko gangguan pernapasan, menurunkan harapan hidup, serta membahayakan kesehatan ibu hamil dan janin. Anak-anak dan lansia menjadi kelompok paling terdampak.
Perubahan iklim juga memicu peningkatan penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah. Curah hujan tinggi dan genangan air mempercepat perkembangbiakan nyamuk, sementara upaya penanggulangan yang bersifat sementara belum menyentuh akar persoalan.
Selain itu, pencemaran lingkungan yang diperparah cuaca ekstrem berkontribusi pada meningkatnya kasus stunting. Air sumur yang tercemar limbah ternak dan sanitasi buruk, ditambah ketidakstabilan musim tanam, memperbesar risiko gangguan tumbuh kembang pada balita.
Rangkaian dampak ini menegaskan bahwa krisis iklim bukan sekadar persoalan lingkungan, melainkan krisis kemanusiaan yang berdampak jangka panjang, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Upaya adaptasi dan perlindungan kelompok rentan menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin ekstrem.
Souce: Daffa Ulhaq - https://mongabay.co.id/2025/11/03/dampak-cuaca-ekstrem-pada-kesehatan-dan-sosial-masyarakat/
Di balik gaya hidup estetik Gen Z dengan kopi, matcha, dan cokelat, tersembunyi krisis iklim yang mengancam petani dan masa depan komoditas favorit ini, sekaligus menantang peran Gen Z dalam mendorong konsumsi yang lebih adil dan berkelanjutan.
-
30 Dec 2025
- 39 Views
Krisis Iklim Tekan Pangan dan Lingkungan, I-CAN Diluncurkan sebagai Jembatan Solusi Berbasis Alam
-
30 Dec 2025
- 12 Views